6 Ayat Tentang Riba dalam Al-Qur’an

  • Whatsapp
6-Ayat-Tentang-Riba-dalam-Al-Quran

Berikut 6 ayat tentang riba yang menjadi dalil secara jelas tidak diragukan lagi kebenarannya, dali yang ada dalam Al-Qur’an. Atas dasar dari ayat-ayat inilah para ulama mengharamkan riba serta segala macam bentuknya.

Sesungguhnya riba dalam Islam hukumnya haram sesuai dengan kesepakatan para ulama dan pakar fiqih, berdasarkan dalil dari Al-Qur’an maupun As-Sunnah. Berikut ini 6 ayat tentang riba yang sangat penting, menghimbau umat Islam untuk tidak melakukan praktek riba.

Ayat tentang riba dalam Al-Baqarah

Ayat tentang riba dalam Al-Baqarah 275

اَلَّذِيْنَ يَأْكُلُوْنَ الرِّبٰوا لَا يَقُوْمُوْنَ اِلَّا كَمَا يَقُوْمُ الَّذِيْ يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطٰنُ مِنَ الْمَسِّۗ ذٰلِكَ بِاَنَّهُمْ قَالُوْٓا اِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبٰواۘ وَاَحَلَّ اللّٰهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبٰواۗ فَمَنْ جَاۤءَهٗ مَوْعِظَةٌ مِّنْ رَّبِّهٖ فَانْتَهٰى فَلَهٗ مَا سَلَفَۗ وَاَمْرُهٗٓ اِلَى اللّٰهِ ۗ وَمَنْ عَادَ فَاُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ النَّارِ ۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ

“Orang-orang yang memakan riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan karena gila. Yang demikian itu karena mereka berkata bahwa jual beli sama dengan riba. Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Barangsiapa mendapat peringatan dari Tuhannya, lalu dia berhenti, maka apa yang telah diperolehnya dahulu menjadi miliknya dan urusannya (terserah) kepada Allah. Barangsiapa mengulangi, maka mereka itu penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.” (Al-Baqarah : 275)

Ayat tentang riba dalam Al-Baqarah 276

يَمْحَقُ اللّٰهُ الرِّبٰوا وَيُرْبِى الصَّدَقٰتِ ۗ وَاللّٰهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ كَفَّارٍ اَثِيْمٍ

“Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran dan bergelimang dosa.” (Al-Baqarah : 276)

Ayat tentang riba dalam Al-Baqarah 278

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَذَرُوْا مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبٰوٓا اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ

Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang beriman. (Al-Baqarah : 278)

Ayat ini menjelaskan sanksi dari pelaku riba. Riba merupakan salah satu yang diperangi oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya.

Ayat tentang riba dalam Al-Imran : 130

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَأْكُلُوا الرِّبٰوٓا اَضْعَافًا مُّضٰعَفَةً ۖوَّاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَۚ

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung. (Al-Imran : 130)

Ayat tentang riba dalam An-Nisa’ : 161

وَّاَخْذِهِمُ الرِّبٰوا وَقَدْ نُهُوْا عَنْهُ وَاَكْلِهِمْ اَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ ۗوَاَعْتَدْنَا لِلْكٰفِرِيْنَ مِنْهُمْ عَذَابًا اَلِيْمًا

dan karena mereka menjalankan riba, padahal sungguh mereka telah dilarang darinya, dan karena mereka memakan harta orang dengan cara tidak sah (batil). Dan Kami sediakan untuk orang-orang kafir di antara mereka azab yang pedih. (An-Nisa’ : 161)

Ayat ini menjelaskan betapa buruknya dan dasyatnya sanksi dari pelaku riba.

Ayat tentang riba dalam Ar-Rum : 39

وَمَآ اٰتَيْتُمْ مِّنْ رِّبًا لِّيَرْبُوَا۠ فِيْٓ اَمْوَالِ النَّاسِ فَلَا يَرْبُوْا عِنْدَ اللّٰهِ ۚوَمَآ اٰتَيْتُمْ مِّنْ زَكٰوةٍ تُرِيْدُوْنَ وَجْهَ اللّٰهِ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُضْعِفُوْنَ

Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar harta manusia bertambah, maka tidak bertambah dalam pandangan Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk memperoleh keridaan Allah, maka itulah orang-orang yang melipatgandakan (pahalanya). (Ar-Rum : 39)

Allah Subhanahu wa Ta’ala sudah memberikan banyak wasilah untuk bagaimana menghidupkan ekonomi umat, cara yang lebih tepat untuk mendapatkan keuntungan, cara yang tepat untuk menolong ekonomi sesama umat Islam tanpa harus terjebak dalam praktek riba.

Dengan merenungi 6 ayat tentang riba di atas maka cukuplah menjadi peringatan bagi kaum muslimin untuk selalu berhati-hati dan meminta pertolongan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar tidak terpeleset dalam kehancuran melalui praktek riba.

Related posts