Contoh Kuesioner Penelitian Beserta Tips Cara Membuatnya

  • Whatsapp
Contoh Kuesioner Penelitian Beserta Tips Cara Membuatnya

Contoh kuesioner penelitian akan kita bahas pada kesempatan kali ini. Kuesioner sangat penting sebagai alat untuk mengumpulkan data. Kuesioner ini biasanya berupa daftar pertanyaan yang berkaitan dengan penelitian. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan di bawah ini beserta contoh-contoh kuesioner yang biasa dipakai dalam penelitian.

Contoh Kuesioner Penelitian

Kuesioner adalah suatu cara atau teknik pengumpulan berbagai informasi berupa daftar pertanyaan yang harus dijawab oleh responden atau informan. Informasi yang diperoleh selanjutnya akan dianalisis untuk mendukung hasil penelitian. Berikut ini contoh-contoh kuesioner menurut jenisnya.

Kuesioner Terbuka

Kuesioner terbuka adalah jenis kuesioner berisi daftar pertanyaan tanpa pilihan jawaban, sehingga responden bisa dengan bebas menuliskan pendapatnya. Contoh dari kuesioner terbuka yaitu:

  • Menurut Anda, bagaimana metode pembelajaran yang baik untuk pelajar?
  • Menurut Anda, berapa lama waktu yang efektif untuk anak belajar di sekolah?
  • Menurut Saudara, seperti apakah hasil panen jagung tahun ini?
  • Menurut Saudara, bagaimana cara yang tepat untuk menjaga stamina tubuh tetap bugar?
  • Menurut Saudara, apa saja yang perlu dilakukan agar terhindari dari penyakit demam berdarah?

Kuesioner Tertutup

Kuesioner tertutup adalah jenis kuesioner berisi daftar pertanyaan beserta pilihan jawabannya, sehingga responden tinggal memilih jawaban yang disediakan pada masing-masing pertanyaan. Dalam kuesioner ini, responden biasanya diminta memberikan tanda centang diantara dua pilihan jawaban atau lebih. Contohnya yaitu:

  • Apakah latar belakang pendidikan menentukan besarnya gaji di perusahaan?

[     ] Ya
[     ] Tidak

  • Bagaimana menurut Anda tentang pembangunan jalan tol yang melewati Yogyakarta?

[     ] Sangat Setuju
[     ] Setuju
[     ] Kurang Setuju
[     ] Tidak Setuju

Kuesioner Campuran

Kuesioner juga bisa dibuat campuran antara kuesioner tertutup dan terbuka. Dalam hal ini responden memilih jawaban yang tersedia disertai dengan pendapat atau alasannya. Contohnya yaitu:

  • Apakah Saudara setuju jika koneksi internet di sekolah bebas diakses oleh semua siswa?

[     ] Setuju, alasannya ………..
[     ] Tidak Setuju, alasannya ………..

Kuesioner Skripsi

Kuesioner skripsi dibagikan kepada responden saat melakukan penelitian untuk bahan skripsi. Biasanya lembar kuesioner pada skripsi dilampiri dengan surat permohonan menjadi responden dan lembar persetujuan menjadi responden. Kuesioner ini dikumpulkan untuk membantu dalam menganalisis hasil penelitian. Contoh dari kuesioner skripsi dapat dilihat di bawah ini.

 

KUESIONER PENELITIAN

Penyebab Mahasiswa Stress Ketika Skripsi

Berikut ini merupakan kuesioner, berkaitan dengan
penelitian mengenai apa penyebab mahasiswa jadi stress saat
skripsi. Oleh karena itu, mohon dengan hormat kesediaan
untuk mengisi kuesioner ini di sela-sela kesibukan Anda.
Atas kesediaan dan partisipasi Anda, Saya sampaikan terima
kasih.

IDENTITAS RESPONDEN

Nama :

Usia :

Jenis Kelamin :

DAFTAR KUESIONER

Pada setiap pertanyaan, mohon berikan tanda (V) pada
pernyataan yang Anda pilih.

Keterangan

SS = Sangat Setuju

S = Setuju

N = Netral

TS = Tidak Setuju

STS = Sangat Tidak Setuju

No

Pertanyaan

SS

S

N

TS

STS

FISIK:
1 Saya mengerjakan skripsi di ruangan yang tidak ada lampu
2 Saya tinggal di tempat yang ramai atau bising.
3 Rumah saya terasa panas.
4 Saya merasa bingung dalam mencari referensi untuk
mengerjakan skripsi.
5 Ruangan dosen saya terlalu sempit sehingga membuat saya
merasa tidak nyaman saat melakukan bimbingan skripsi.
INDIVIDUAL:
1 Tanpa adanya dukungan moral dari orang tua, saya merasa
putus asa saat menyusun skripsi.
2 Saya merasa berat badan saya berkurang dikarenakan pola
makan yang tidak teratur saat menyusun skripsi.
3 Saya merasa emosi saya menjadi tidak stabil karena terlalu
memikirkan skripsi.
4 Saya merasa depresi karena dituntut orang tua agar cepat
lulus.
5 Saya merasa frustasi saat menentukan judul skripsi.

Langkah-langkah Membuat Kuesioner

Langkah-langkah yang harus diperhatikan dalam membuat kuesioner diantaranya
sebagai berikut.

  • Menetapkan tujuan kuesioner. Dalam hal ini mencakup cara penyampaian
    variabel yang dapat mempengaruhi cara menjawab pertanyaan kuesioner
    oleh responden.
  • Membuat petunjuk kuesioner untuk memudahkan responden menjawab
    pertanyaan. Pada umumnya berupa cara menjawab, jumlah pertanyaan, dan
    lain sebagainya.
  • Menetapkan bentuk kuesioner, apakah kuesioner acak atau kuesioner
    terstruktur dengan rapi.
  • Membuat pertanyaan bersifat tertutup dengan pilihan alternatif jawaban
    dan skor.

Membuat Kuesioner yang Baik

Kuesioner yang baik haruslah berisi pertanyaan yang mudah dimengerti oleh responden. Hal ini untuk menghindari adanya jawaban kosong atau jawaban ngawur, agar informasi yang diperoleh nantinya lebih valid. Berikut ini adalah tips membuat kuesioner yang baik.

  • Susunlah pertanyaan yang berhubungan dengan masalah dan persoalan yang akan dicari solusinya.
  • Buatlah pertanyaan yang detail dan panjang, namun kalimatnya harus padat dan jelas. Bila perlu gunakan tanda miring, garis bawah dan huruf tebal.
  • Memakai bahasa yang sederhana agar responden mudah memahami kalimat, sehingga dapat menjawab pertanyaan dengan cepat.
  • Memakai bahasa yang sopan, baik dan jelas. Hindari menggunakan bahasa yang bisa menjadikan pertanyaan memiliki banyak tafsiran (ambigu).
  • Menggunakan istilah yang lebih awam, sebaiknya hindari kata-kata khusus atau teknis yang sudah dipahami oleh responden.
  • Buatlah kuesioner yang dapat menarik perhatian responden, misalnya saja memakai kertas yang mempunyai background, bisa juga dengan membuat dokumen terlihat ceria.
  • Sebaiknya peneliti banyak membaca penelitian yang berkaitan dengan masalah yang dihadapi, terutama yang menggunakan metode kuesioner.
  • Menyertakan siapa yang mengadakan kuesioner dan detail pengirimannya, bisa dengan menyertakan nomor WhatsApp, alamat email, dan sebagainya.
  • Sebaiknya letakkan pertanyaan yang mudah di awal kuesioner. Jika ada pertanyaan yang dirasa susah, letakkan pada bagian akhir. Hal ini untuk memudahkan responden agar bisa beradaptasi terlebih dahulu.
  • Berikan kuesioner kepada responden di waktu yang senggang agar memperoleh hasil yang maksimal.
  • Usahakan jangan sampai pekerjaan atau kegiatan responden menjadi terganggu.

Kelebihan dan Kekurangan Metode Kuesioner

Kuesioner sebagai teknik pengumpulan data memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut ini merupakan kelebihan dan kekurangan kuesioner yang perlu diketahui.

Kelebihan Metode Kuesioner

Kelebihan metode kuesioner dalam penelitian antara lain:

  • Penelitian tidak harus mendampingi.
  • Dapat dibagikan kepada seluruh responden secara bersamaan dan serentak.
  • Waktu yang dibutuhkan lebih fleksibel, tergantung waktu senggang yang dimiliki responden untuk mengisi kuesioner.
  • Dapat dibuat tanpa nama atau anonim, sehingga responden yang merasa malu atas jawaban yang diberikan tidak perlu mencantumkan namanya.
  • Pertanyaan dapat dibuat sesuai dengan pengetahuan responden.

Kelemahan Metode Kuesioner

Kelemahan metode kuesioner dalam penelitian antara lain:

  • Adanya kemungkinan sejumlah responden kurang teliti menjawab pertanyaan sehingga ada jawaban yang kosong.
  • Kejujuran jawaban dari para responden bisa meragukan meskipun sudah anonim.
  • Kuesioner sering tidak kembali ke tangan peneliti jika dikirim menggunakan pos atau jasa pengiriman lainnya.
  • Adanya kemungkinan sejumlah responden mengalami kesulitan dalam mengisi kuesioner.

Demikian penjelasan mengenai contoh kuesioner penelitian. Semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat serta menambah pengetahuan para pembaca tentang metode atau teknik pengumpulan data.

Related posts