Ketahui Pengertian Contoh Surat Pernyataan Jual Beli Tanah

  • Whatsapp
Ketahui Pengertian Contoh Surat Pernyataan Jual Beli Tanah

Contoh surat pernyataan jual beli tanah perlu anda ketahui bila hendak menjual atau membeli tanah, tentunya harus melengkapi dokumen legal agar proses jual beli bisa dilakukan secara sah. Salah satu dokumen atau surat yang cukup penting adalah surat pernyataan mengenai pembelian atau penjualan tanah. Berikut adalah contoh surat pernyataan jual  beli tanah dan penjelasan lengkapnya.

Pengertian Surat Pernyataan Jual Beli Tanah

Bagi Anda yang belum mengetahui, surat ini merupakan dokumen yang berisi pengertian mengenai kesediaan pemilik tanah untuk menjual tanah yang dimiliki, tentunya dengan harga yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Di Indonesia, ini merupakan dokumen penting karena dengan surat tersebut dapat diketahui kemantapan seseorang menjual tanah yang dimiliki. Nantinya akan terdapat dokumen lain yang akan mencatat detail transaksi, berikut dengan nomor sertifikat yang dimiliki oleh pihak tersebut.

  1. Pihak yang Terlibat

Surat ini dibuat oleh penjual tanah, yang nantinya akan ditandatangani di atas materai oleh pemilik tanah yang baru dan pemilik tanah yang lama. Pihak lain yang terlibat agar dokumen tersebut sah dan legal adalah dua orang saksi, yang keduanya juga harus ikut melakukan tanda tangan di dokumen tersebut.

  1. Tujuan Pembuatan

Dalam contoh surat pernyataan jual beli tanah, umumnya tidak diterangkan mengenai tujuan pembuatannya. Tujuan dari pembuatan dokumen ini sederhana, diharapkan dengan adanya surat tersebut, semua aktivitas jual dan beli tanah yang dilakukan dapat berjalan dengan lancar dan legal sesuai hukum.

  1. Kekuatan Hukum yang Dimiliki

Surat ini juga bisa menjadi alat bukti yang sah untuk perbuatan, sikap, atau pernyataan yang dilakukan oleh seseorang. Karena di tanda tangani diatas materai, maka ia bisa menjadi dokumen perdata. Jika terdapat pihak yang tidak mengakui adanya surat ini, maka hakim di pengadilan akan memeriksa surat tersebut.

 

Aspek Penting dalam Surat Pernyataan Jual Beli Tanah

  1. Identitas Pihak yang Terlibat

Karena merupakan dokumen perdata, maka identitas dari pihak yang terlibat dalam proses jual beli tersebut harus ada di dalam surat pernyataan. Pihak yang terlibat utamanya adalah ia yang menjual tanah dan pihak yang membeli tanah tersebut. Di dalam surat tersebut, penjual disebut sebagai pihak pertama, sedangkan pembeli disebut sebagai pihak kedua.

  1. Tanah yang Dijual

Di dalam setiap contoh surat pernyataan jual beli tanah, pasti akan tersedia informasi mengenai tanah yang dijual. Ini karena di dokumen aslinya, informasi mengenai tanah yang dijual memang ada dan dideskripsikan dengan lengkap. Mulai dari luas tanah yang dijual, nomor sertifikat dari hak milik tanah tersebut, lokasinya dan batas yang dimiliki.

  1. Harga Jual Tanah

Setelah dua keterangan mengenai aspek diatas, harga tanah juga harus dicantumkan di dalam dokumen tersebut. Poin ini wajib ada untuk menghindari adanya ketidakkonsistensi yang dimiliki oleh pembeli atau penjual, sehingga tidak ada hal yang merasa dirugikan di kemudian hari.

  1. Tanda Tangan

Sebagai bukti bahwa masing-masing hadir dan ada didalam proses pembuatan surat pernyataan, pembubuhan tanda tangan harus dilakukan. Tidak hanya pihak penjual dan pembeli tanah saja, saksi yang hadir juga harus membubuhkan tanda tangan sebagai bukti bahwa transaksi yang dilakukan memang benar terjadi.

Contoh Surat Pernyataan Jual Beli Tanah

Agar Anda bisa lebih mudah dalam memahami surat dan dokumen legal ini, berikut adalah contoh surat pernyataan jual beli tanah yang bisa Anda jadikan sebagai acuan, yakni:

 

SURAT PERNYATAAN JUAL BELI TANAH

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama               : (Isikan sesuai dengan kartu identitas yang dimiliki, Anda harus menggunakan nama lengkap untuk mengisinya)

Nomor KTP      : (Masukkan nomor KTP yang Anda miliki, sebagai bukti bahwa Anda memang warga Negara Indonesia)

Pekerjaan        : (Cantumkan pekerjaan Anda)

Alamat             : (Alamat yang Anda masukkan harus sesuai dengan alamat yang tertera dalam kartu tanda penduduk yang dimiliki)

Nomor Telepon : (Masukkan nomor telepon yang Anda miliki dan masih aktif digunakan)

Sebagai pemilik tanah yang selanjutnya disebut sebagai pihak pertama.

Nama               : (Isi sesuai dengan kartu tanda penduduk, bagian ini juga harus menggunakan nama lengkap)

Nomor KTP      : (Cantumkan nomor KTP yang dimiliki)

Pekerjaan        : (Cantumkan pekerjaan yang dimiliki)

Alamat             : (Cantumkan alamat yang dimiliki)

Nomor telepon : (Cantumkan nomor telepon aktif yang dimiliki)

 

Sebagai pembeli tanah yang selanjutnya disebut sebagai pihak kedua.

Dengan adanya surat ini, pihak pertama menyatakan bahwa pihak pertama merupakan pemilik sah atas tanah dengan sertifikat bernomor (isikan nomor sertifikat yang dimiliki oleh tanah yang dijual), yang memiliki lokasi di (isikan alamat lengkap dari lokasi tanah tersebut) dengan luas (cantumkan luas tanah tersebut) meter persegi, dengan batas sebagai berikut:

Sebelah utara berbatasan dengan (masukkan batasan sesuai dengan keadaan di lapangan)

Sebelah selatan berbatasan dengan (masukkan batasan sesuai dengan keadaan di lapangan)

Sebelah timur berbatasan dengan (masukkan batasan sesuai dengan keadaan di lapangan)

Sebelah barat berbatasan dengan (masukkan batasan sesuai dengan keadaan di lapangan)

Berdasarkan pernyataan tersebut, pihak pertama menyatakan dengan sungguh-sungguh untuk menjual tanah yang dimiliki oleh pihak pertama kepada pihak kedua dengan harga sejumlah (masukkan nominal harga tanah) atau terbilang (masukkan nominal harga tanah menggunakan huruf) per meter persegi.  

Demikian surat pernyataan jual beli tanah ini dibuat dengan keadaan sadar dan sebenar-benarnya, sehingga ia dapat digunakan sebagaimana mestinya.

 

(masukkan lokasi dilakukannya transaksi), (tanggal surat dibuat)

 

Materai 6000

 

Pihak pertama (cantumkan nama lengkap dan bubuhkan tanda tangan di tempat yang tersedia)

Pihak kedua (cantumkan nama lengkap dan bubuhkan tanda tangan)

 

Saksi pertama (cantumkan nama dan bubuhkan tanda tangan, khusus untuk bagian saksi yang terlibat)

Saksi kedua (cantumkan nama dan bubuhkan tanda tangan)

 

Demikianlah model contoh surat pernyataan jual beli tanah yang sering digunakan dalam berbagai proses jual dan beli tanah. Ada hal-hal penting yang harus Anda ketahui mengenai proses dan cara pembuatan dokumen ini, diantaranya:

  1. Pastikan identitas pihak pertama dan kedua ditulis sesuai dengan KTP yang dimiliki. Ini untuk menghindari adanya kesalahan cetak yang bisa membuat proses jual beli kurang sempurna.
  2. Pastikan penulisan nomina harga dilakukan dengan benar, Anda bisa memeriksanya sebelum benar-benar menanda tangani dokumen tersebut.
  3. Tanah yang dijual merupakan tanah yang dimiliki secara sah dan bukan merupakan tanah yang masih dalam tahap sengketa. Ini tentu akan menyulitkan pembeli jika kemudian hari terungkap bahwa tanah yang dibeli bukan merupakan tanah legal.

Itulah contoh surat pernyataan jual beli tanah yang semoga bisa membantu Anda dalam proses pembuatan dokumen legal perdata tersebut. Dokumen yang legal dalam aktivitas jual beli tentu akan memberikan manfaat yang besar bagi semua pihak yang terlibat.

 

 

Related posts